
Uni Eropa tengah menyiapkan rancangan undang-undang baru yang bertujuan mengurangi ketergantungan pada perusahaan teknologi besar asal Amerika Serikat. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat industri teknologi lokal, termasuk di sektor cloud computing, kecerdasan buatan (AI), dan semikonduktor.
Melalui aturan yang sedang dibahas, Uni Eropa ingin memastikan layanan digital penting tidak terlalu bergantung pada penyedia teknologi dari luar kawasan. Para pembuat kebijakan menilai ketergantungan yang terlalu besar dapat menimbulkan risiko terhadap keamanan, stabilitas layanan, dan daya saing industri lokal.
Fokus pada Infrastruktur Digital Strategis
Salah satu poin utama dalam usulan tersebut adalah pembatasan risiko yang berasal dari penyedia layanan asing terhadap infrastruktur digital penting.
Uni Eropa juga menyoroti potensi penggunaan mekanisme yang dikenal sebagai “kill switch”, yaitu kemampuan penyedia layanan untuk membatasi atau menghentikan akses terhadap sistem tertentu dari jarak jauh. Meski skenario seperti ini jarang terjadi, regulator ingin memastikan layanan publik penting tetap dapat beroperasi tanpa gangguan.
Selain itu, perusahaan dari luar Uni Eropa dapat dibatasi untuk mengikuti tender yang berkaitan dengan infrastruktur digital strategis dan layanan publik yang dianggap kritis.
Perkuat Industri Cloud, AI, dan Semikonduktor
Regulasi baru ini juga dirancang untuk mendorong pertumbuhan industri teknologi domestik. Uni Eropa ingin meningkatkan kapasitas lokal di bidang cloud computing, AI, dan semikonduktor agar mampu bersaing dengan perusahaan teknologi besar dari Amerika Serikat dan Asia.
Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan tersebut memang semakin aktif mendorong konsep “kedaulatan teknologi”, yaitu kemampuan untuk mengembangkan dan mengelola teknologi penting secara mandiri tanpa ketergantungan berlebihan pada pihak luar.
Masih Menunggu Persetujuan Negara Anggota
Meski telah diajukan, rancangan aturan tersebut masih harus melalui proses pembahasan dan negosiasi dengan negara-negara anggota Uni Eropa sebelum dapat disahkan menjadi regulasi resmi.
Jika disetujui, kebijakan ini berpotensi menjadi salah satu langkah terbesar Uni Eropa dalam memperkuat industri teknologi lokal sekaligus mengurangi ketergantungan pada perusahaan teknologi asing di sektor-sektor strategis.
Sumber: Baca artikel asli di sini




